PENGASIHAN PENGANTEN

Bagi kaum wanita yang sudah menginjak dewasa, pesta perkawinan merupakan saat yang amat dinanti-nantikan. Itulah sebabnya, saat-saat seperti ini merupakan suatu kejadian yang tak pernah dapat terlupakan sepanjang masa.
Untuk itulah, sekali ini kami akan mengungkapkan mantera pengasihan khusus yang harus dijalani oleh calon mempelai wanita. Maksudnya tak lain, agar tugas juru paes menjadi ringan sementara hasilnya benar-benar teramat menakjubkan.
Ada pun tahapannya adalah sebagai berikut:
Pagi ketika pada siangnya akan dilaksanakan pesta perkawinan, maka calon pengantin wanita diharuskan mandi keramas dengan membaca niat sebagai berikut :
“Niat ingsun adus ing enur,
cahyaning Allah,
gilar-gilar cahyaning Muhammad,
sumurup cahyaning Rasulullah,
la ilaha ila llah Muhamad Rasulullah”.

Kemudian sewaktu akan mulai dirias oleh juru paes maka calon penganten wanita harus membaca mantra aji pengasihan Sri Widara. Manteranya adalah sebagai berikut:
“Ajiku Sri Widara,
esemku Dewi Supraba,
liringku Dewi Ratih,
sing andulu sing andeleng badan sliraku,
teka welas teko asih,
teka demen teka kangen,
menyang ing jiwaku,
saking kersaning Allah”.

Mantera pengasihan ini sebenarnya tidak menggunakan ritual puasa. Namun jika sebelumnya si calon mempelai wanita melakukan puasa sunnah tiga hari lamanya, maka hasilnya akan menjadi benar-benar luar biasa. Anda dapat membuktikannya sendiri. Demikianlah mantera aji pengasihan yang khusus digunakan oleh calon pengantin wanita. Semoga dapat bermanfaat

Sumber ; man sablenk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s