Kayu Telogosari

kayu tlogosari atau slogo sari

Kayu Telogosari, kayu ini hanya ada di alam gaib, sama dengan bambu petuk yaitu sebagai sarana untuk menarik harta dari alam gaib dan yang ini, menurut cerita ada ‘dokter’ di Bondowoso yang mampu menarik uang dari alam gaib menggunakan sarana kayu ini lebih dahsyat dari bambu petuk, bisa ratusan M. Dokter adalah sebutan dukun yang mampu melakukan ritual tersebut. Diceritakan kayu ini kalau dibakar, asapnya lurus ke atas dan apa bila dihalangi dengan tangan asap belok sesuai bentuk tangan dan di atas tangan kembali asap lurus. Di pasaran barang antik dijual per senti Rp.600 juta, tetapi susah menemukan yang asli. Saya tidak melihat kebenaran dari cerita. Tetapi kayu ini memang bernilai sakral dan dipakai sebagai tongkat komando raja-raja besar di masa silam, sebagai simbol pemimpin adi luhung dan didengarkan suaranya, demikianlah wisiknya.

Kayu ini dipercaya sebagai kayu yang paling disukai oleh Nyi Roro Kidul ( Kanjeng Ratu Pantai Selatan) . Setiap kali ritual untuk berkomunikasi dengan Sang Ratu, biasanya kayu telogosari ini tidak ketinggalan dipergunakan sebagai salah satu media.
Konon kabarnya Sang Ratu Pantai Selatan bersedia mengabulkan seluruh permintaan sang pemilik kayu asalkan kayu tersebut diberikan kepada Sang Ratu.
KEISTIMEWAAN :
Pada saat kayu ini dibakar, maka asap yang muncul akan membumbung membentuk seperti garis lurus setinggi antara 5 hingga 10 cm dan kemudian baru asapnya berpenca. Konon penampilan yang seperti ini yang dipercaya lebih cepat untuk bisa berkomunikasi dengan Nyi Roro Kidul dan Kanjeng Ratu sangat menyukainya.

kami punya kayu tersebut panjang 28 dan 30 cm bagi yg berminat silahkan hubungi nomor ini : 085294131936

Rahasia ilmu Hikmah

Rahasia ilmu Hikmah

ilmu Hikmah

Belajar ilmu hikmah dimasyarakat sunda disebut ngahikmah atau ngelmu hikmah, sebelum seseorang menjadi ahli hikmah maka ia harus melewati beberapa tahap terlebih dahulu. menurut kyai ahli hikmah tahap paling awal adalah mengkaji dan mengaji alqur’an sebab inti dari sumber-sumber ilmu hikmah berasal dari alqur’an. seseorang diharuskan memahami ayat-ayat alqur’an, mengkaji maknanya dan mengamalkan isinya. setelah itu barulah dicoba menangkap hikmahnya (nilai magisnya) yang terkandung didalamnya. setelah mengkaji alqur’an seseorang juga harus menguasai ilmu aqidah atau ilmu tauhid (sebagai fondasi keimanan agar tidak tergelincir kepada kemusyrikan), ilmu fiqih atau hukum syareat islam (sebagai fondasi ibadah yg benar), ilmu nahwu,sorof dan tajwid (agar tidak salah dalam membaca alqur’an), ilmu tasawuf dan ahlakul karimah (sebagai fondasi dalam berhubungan dengan sesama mahluk ciptaan tuhan dari golongan manusia, jin atau malaikat). ilmu-ilmu tersebut merupakan fondasi yang harus dimiliki oleh seorang ahli hikmah. setelah semuanya terpenuhi barulah proses pembelajaran ilmu hikmah dapat dijalankan. seorang ahli hikmah sering juga disebut kyai hikmah, kyai menempati posisi tertinggi dalam hierarki pelaku ilmu hikmah, sebab kyai hikmah sendiri mempunyai pondasi yg kuat dalam ilmu agama (ilmu keislaman). berbeda dengan seseorang yg belajar ilmu hikmah tapi tidak disertai dengan belajar ilmu agama (tauhid, fiqih, nahwu, tasawuf dll.) mereka disebut sesepuh, orang pintar, dukun atau paranormal. 

Dikalangan para ahli hikmah mereka mengenal berbagai macam kitab hikmah yang disusun oleh ulama-ulama terdahulu salah satunya kitab yang cukup terkenal yaitu kitab syamsul ma’arif dan mamba’u ushulul hikmah yang disusun oleh syeikh ahmad ali albuuni.

Dua kitab ilmu Hikmah yang dikarangan oleh Syeikh Ahmad bin Ali al-Buuni merupakan kitab yang sangat populer. Beliau orang yang diberi kelebihan oleh Allah s.w.t untuk menguak misteri huruf, mutiara-mutiara dan rahasia-rahasia yang ada di dalam Al-Quran dengan maksud untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Al-Quran bukan semata untuk dibaca dan diambil fatwanya, atau diambil sebagai obat hati dalam akidah dan hukum-hukumnya, tapi juga mengandung keistimewaan yang luar biasa.

Ilmu yang termuat dalam kitab ini bukanlah ilmu biasa, tetapi ilmu spesial yang hanya layak diketahui oleh kalangan tertentu.  Al-Buuni membuat semacam “pagar” tertentu agar kitab ini tidak jatuh pada tangan yang tak tepat atau orang yang tak kompeten. Tak heran kitab ini, di kalangan santri di pesantren dulu, memiliki aura mistis yang membuatnya “angker”sangat wingit. Dalam pembukaan kitab ini, misalnya, Syekh al-Buuni dengan tegas membuat semacam “pernyataan” berikut ini: haram bagi siapa saja yang mendapatkan naskah kitab saya ini untuk memberi tahu kepada orang yang tak siap untuk menerima dan memahami isinya, atau menceritakan isi kitab itu di tempat yang kurang layak. Layakkah kalau isi kitab ini disebarkan di internet? Sedangkan kebanyakan yang melihatnya orang awam atau tidak tahu tentang syareat islam (tidak pernah mesantren).

Dalam tradisi Islam klasik, tampaknya terdapat suatu pandangan bahwa ada ilmu-ilmu tertentu yang harus disembunyikan dan hanya layak diberikan kepada orang-orang tertentu yang sudah memenuhi syarat tertentu. Pandangan semacam ini saya kira tidak hanya khas Islam, tapi juga ada pada beberapa masyarakat tradisional yang lain. Saya ingin menyebut hal ini sebagai “kosmologi mistis-feodal“.

Aura “kesucian” kitab ini juga ditandai dengan beberapa hal lain. Dalam halaman yang sama, misalnya, Syekh Ali al-Buni mengatakan bahwa siapapun tak boleh “menyentuh “kitabnya ini kecuali dalam keadaan suci (wa la tamussahu illa wa anta thahirun). Ilmu yang termuat dalam kitab ini bukan ilmu biasa, tetapi ilmu yang sangat khusus, dan karena itu harus diperlakukan secara khusus pula.

Lewat beberapa nukilan ilmu Hikmah, Imam al-Būnī dalam kitabnya, menerangkan : “Untuk bisa mencapai ilmu supranatural secara benar dan bisa dibuktikan akan hasilnya seorang ritualis harus bisa memahami segala isi ilmu yang terkandung di dalamnya baik berupa tata cara puasa, berzikir dan pendalamannya”. bagi orang yang percaya tentang amalan ilmu hikmah silahkan pelajari tapi niat hanya karena Allah semata dan bagi orang yang tidak percaya tentang ilmu hikmah jangan mempelajarinya karena akan membawa mudorot nantinya.. diantara pendalaman ilmu supranatural yang harus diketahui adalah sebagai berikut :

1. Mudawamah al-Zikr / Istiqomah Dalam Berzikir.

Dalam pembedaran ini seorang ritualis dituntut untuk selalu menjaga wiridannya secara istiqomah di setiap malam harinya. Sebab untuk bisa merasakan manfaat ilmu yang sedang dijalaninya, seorang ritualis harus bisa memilah peraturan apa yang harus dipilih dalam hal berzikir. Inilah tingkatan zikir menurut hukum para Ahli Hikmah :

a. Zikir Umum (maksimal 2 jam dalam satu dudukan). Tahapan ini membutuhkan waktu 4 tahun untuk bisa merasakan manfaatnya ilmu.

b. Zikir Khusus (maksimal 5 jam dalam satu dudukan). Tahapan ini membutuhkan waktu 2, 5 tahun untuk bisa merasakan manfaatnya ilmu.

c. Zikir Khususul Khusus (maksimal 7 atau 9 jam dalam satu dudukan). Tahapan ini membutuhkan waktu 41 hari untuk bisa merasakan manfaatnya ilmu.

2. Tarkunnafsi / Meninggalkan Adat Kebiasaan.

Mengulas arti tarkunnafsi menurut Imam Al-Buuni adalah : “Merubah segala kebiasaan hidup kita dengan jalan meniru kebiasaan para Ahlillah dengan kata lain mengendalikan nafsu badan lewat berbagai aktifitas tirakat seperti menahan lapar dengan cara berpuasa dan memakan makanan yang halal, menjauhi tidur/sedikit tidur, menahan mulut dari banyaknya bicara yang kurang bermanfaat di ganti dengan banyak berdzikir dan lain sebagainya”. meninggalkan adat kebiasaan merupakan jalan pembuka khawariqul adat (pintu kekeramatan).

3. Sidq al-Qalbi / Kejujuran Hati ( Akhlakul karimah )

Sebagai seorang supranaturalis ilmu Al-Hikmah, kejujuran dan kebersihan hati adalah kunci utama dalam hal penataan ilmu yang sedang dijalaninya. Mereka harus menjaga rasa dan pikirannya dari sifat berandai-andai,pikiran jorok/ negatif, ingin jadi orang sakti , ingin di puji, supaya terkenal ,sombong , was-was, sakit hati, dendam, suka menghina, suka menghujat, suka mencemooh, buruk sangka, mengadu domba, suka menuduh tanpa bukti yg jelas, iri dengki, dolim  dan lain-lain. Sebab bagaimana pun kuatnya batin seorang supranaturalis, apabila sifat tadi telah bersarang dan tidak secepatnya dibuang, maka lambat laun ilmu yang sudah menyatu dengan tubuhnya akan sirna dengan sendirinya, malah bisa menimbulkan gangguan kejiwaan. Seperti halnya di zaman sekarang, ilmu supranatural banyak dicari kerana berbagai faktor dan tujuan. Namun untuk memperdalam ilmu ini belum tentu semua berhasil meraihnya. Bagi seorang yang ingin memperdalam ilmu Al-Hikmah, maka kesabaran dan kedisplinan serta kesucian harus selalu terjaga. selain itu  banyaknya kegagalan biasanya dari faktor setengah-setengah dalam menjalani suatu ilmu.Diantara yang menjadi penyebab kegagalan lainnya adalah kerana kurangnya bimbingan dari guru yang mumpuni atau belajar tanpa guru.

Nah, untuk bahan pertimbangan para pencinta ilmu supranatural, kami akan membedarkan 3 tingkatan perjalanan ilmu supranatural, dimulai dari tingkat terendah. Inilah tahapannya :

1. Tingkat Rendah : Syak / Khayalan.

Lewat pengulasan para Ahli Hikmah, Syak/ Khayalan, sangatlah mengganggu dalam perjalanan seorang supranaturalis, mereka akan mudah dirasuki oleh bangsa jin hitam yang menyesatkan pola pikir kita. sebaliknya di jaman sekarang banyak ilmu yang menggunakan hayalan atau gambaran , biasanya ilmu ini bersumber dari luar seperti reiki dan pembukaan chakra yg berasal dari agama hindu dan budha , atau hipnotis yg berasal dari ilmu sihir mesir kuno, ilmu yg menggunakan mantra2 siluman  dll. Sedangkan menurut para ahli sufi, syak atau khayalan diartikan sebagai suatu kebohongan batin.

Lantas apa sesungguhnya definisi dari arti syak/khayalan tersebut? Inilah arti sesungguhnya : “Banyaknya berandai-andai atau suka berkhayal ke suatu tujuan tanpa di dasari semangat lahiriah. Seperti contoh, selalu mengelamun menjadi orang sakti, punya kelebihan yang menonjol,tapi dalam kenyataannya mereka hanya berharap-harap tanpa disertai dengan usaha keras. akhirnya setan merasuki pikiran dan mempengaruhi alam bawah sadarnya.sehingga ketika ibadah puasa, mengamalkan wirid dan dzikir menjadi tidak ikhlas niatnya hanya ingin sakti saja. akibatnya jadi banyak orang sakti yg di ruqiyah karena yg membantu ia sakti adalah setan. lalu ia menyalahkan ilmu hikmah asli islami padahal dia sendiri yg salah. pepatah menyatakan jiwa mencari jiwa , yang suci di sukai yg suci, jiwa yg kotor di sukai mahluk yg kotor, inilah pentingnya akidah keimanan serta ilmu agama dalam mempelajari ilmu hikmah. Pendapat lain, kurangnya bimbingan dari seorang guru yang mumpuni sehingga ketidak teraturan dalam penangkapan ilmu supranatural dan tidak menjadikannya luas dalam berfikir. Sifat seperti ini menurut para ahli hikmah dan ilmu sufi wajib dijauhkan dari diri seorang spiritualis. Mengapa? Kerana arti supranatural secara hakikatnya adalah mendalami dan menghayati salah satu Af’alulloh lewat rasa ruhaniah.

Dari pedoman arti supranatural tadi sudah jelas sekali bahwa penyelarasan antara lahiriah dan batiniah harus seimbang hingga mewujudkan suatu ilmu bisa tercapai kalau bisa tanpa adanya campur tangan dari makhluk lain. Dengan arti lain jangan sampai golongan jin hitam merasuki otak kita lewat tipu daya sehingga kita bisa tersesat sampai keluar dari jalur syariat Islam. Naudzu billahi minzalik.kita juga harus berhati-hati terhadap sebuah isyarah, bisikan atau mimpi bertemu para sesepuh ghoib. seorang waliyullah syeikh hasan as-syadili ra , berkata : apabila kamu mendapatkan ilham, kasyaf atau isyarah tapi tidak sesuai dengan ajaran kitab al-qur’an, sunah nabi, dan ijma’ para ulama sebaiknya tinggalkanlah. Mimpi/isyaroh seperti ini jangan sekali-kali dijadikan pegangan hidup bahkan harus dijauhi dari khayalan pikiran kita.

Dari kitab Tafsir Qowi dijelaskan, selain para nabi dan waliyullah kamil, arti mimpi apapun bentuknya adalah ziadatuttaqwa (jalan untuk selalu menambah arti ketaqwaan) kecuali kalau bermimpi bertemu para ahlillah, para nabi, para sahabat dan para malaikat semua wajib disyukuri dan dipatuhi apapun ucapannya kerana mimpi seperti ini benar adanya.

Menurut Imam Ibnu Muqotil, bangsa syaitan akan terus menyesatkan anak cucu Nabi Adam a.s. Satu diantaranya lewat ilmu sihir dan sebuah mimpi. Syaitan akan menyerupai siapa pun yang sedang digandrunginya baik menyerupai dedengkot orang sakti, linuwih dan lain-lain. Syaitan akan terus merayu dengan tutur bahasa yang sedemikian halus dengan suatu imaginasi, baik berupa harta kekayaan , kesaktian, jabatan, harta karun dan sebagainya, sehingga orang itu akan menjadi terlena dan takabur.

2. Tingkat Menengah : an / Antara Nyata Dan Tidak.

Dalam pembedaran Al-Hikmah tingkatan seperti ini sudah bisa dibilang supranaturalis. Ciri orang yang sudah mencapai tingkat ini adalah :

- Selalu mengistiqomahkan wiridan lebih dari 2 jam setiap wiridannya dan sudah melampaui beberapa tahun lamanya.

- Masih punya guru spiritual zahir, sehingga apapun kekurangan dalam suatu ilmu bisa cepat teratasi kerana adanya pengarahan dari Sang Guru tadi.

- Mengenal lebih dari 30% tentang seluk beluk adat istiadat bangsa ghoib sehingga dalam hidupnya banyak diberi/mampu berkomunikasi dengan mahluk gaib, menarik berbagai pusaka dari alam lain sebagai pemberian hibah bukan paksaan atau nyolong dari mahluk gaib.

Cara tingkatan seperti ini menurut para Ahli Hikmah belum dikatakan mumpuni sebab dalam kehidupannya masih ada sifat kadzib (bohong) yaitu masih dirasuki bisikan, isyaroh/mimpi yang kurang baik dari para jin hitam yang menyesatkan. Kunci utama dalam tingkatan ini harus selalu dekat dengan bimbingan Sang Guru mumpuni sehingga apapun perintang dalam menjalankan suatu ilmu bisa dinetralisir dengan keluasan ilmunya.

3. tingkat tinggi : tahqiq / benar adanya.

Dalam keterangan kitab  Hikmah, tingkat tahqiq tergolong mumpuni dalam hal menguasai ilmu supranatural. Konon orang seperti ini telah diakui kebenaran ilmu dan keikhlasan hatinya. Dalam keterangan ilmu Hikmah lainnya, orang yang sudah mencapai tingkat tahqiq, 60% telah menguasai 3 lapisan dunia lain seperti alam Jin Thurobi dan Alam Barry. Sedangkan menurut Ilmu Tasawuf, Tahqiq di sini terbagi menjadi 2 bagian yaitu :

(1) Tahqiq Bil Asma’ / Diterimanya Sebuah Amalan.

Secara makna tafsir, orang yang sudah mengistiqomahkan salah satu ayat/ amalan hingga bertahun-tahun lamanya. Dan amalan ini sampai mendarah daging ke tubuh orang yg dimaksud, sehingga ia ikhlas dalam mengamalkannya karena sudah terbiasa, maka Allah s.w.t menerimanya dengan suatu hidayah. Karena melalui ayat inilah ia menjadi dekat dengan Allah sehingga semua doa dan keinginannya akan dikabulkan oleh Allah swt.

(2) Tahqiq Bis Sifat / Diterimanya Sebuah Keyakinan.

Orang yang sudah bertahun-tahun lamanya menjauhkan nafsu badan dengan jalan puasa lepas (tidak makan dan minum) atau menjauhi mata dari rasa ngantuk/tidur seperti puasa melek atau berkelana ke berbagai daerah dengan jalan kaki tanpa sedikit pun mata ini dipejamkan/ditidurkan.ia menempuh jalan spiritualnya dengan berjalan kaki , niat dan tujuannya hanya satu yaitu Allah swt , ada juga yg niatnya untuk mencari ilmu atau guru, dia menempuh perjalanan jauh tanpa membawa bekal sedikitpun atau uang sepeserpun karena dia yakin bahwa Allah maha rahman, maha rahim dan maha pemberi rizqi. Dari riyadhoh seperti ini Allah s.w.t memberikan hidayah dengan perantaraan jin muslim sehingga para waliyullah selalu memberikan apapun yang dia minta, baik dari segi ilmu supranatural, rizqi, keselamatan  maupun isyarah yang nyata dan benar.

Dan yang perlu diketahui  dalam pengamalan suatu ayat atau asma tertentu ada 2 type pengamalan diantaranya :

1. Tabarruk

yaitu membaca ayat atau asma hanya sebagai sarana memohon berkah dari ayat atau asma tersebut… untuk type ini, TIDAK HARUS menyertakan qosam didalam pengamalannya.. sebagai contoh, misalnya kita mengamalkan asma ALLAH 66 kali setiap habis sholat, karena tidak ada ijazah, ya kita mengamalkannya sebagai tabarruk saja… memohon berkah asma ALLAH.. bilangannya kita ambil dari hisab jumal (arabic numerology)-nya. tidak diperlukan qosam khusus disini.. cukup baca shalawat dan doa setelah wirid asma ALLAH ini..

2. Istikhdam

yaitu fokus kepada penguasaan khodam ayat/asma tertentu. nah untuk pengamalan type ini mutlak diperlukan tatacara yang khusus.. tidak bisa mengarang-ngarang, harus dengan bimbingan seorang guru, karena ada kaifiyat tertentu dalam pelaksanaannya… misalnya asma ALLAH tadi, ada qosam khususnya…ada aturan waktu pembacaan dan teknik pembacaannya… ada tanda2 ketika khodam sudah hadir… ada tanda2 ketika sudah sepakat antara kita dengan khodam yang bersangkutan datang, dll. jadi, sebuah qosam tidak dapat berdiri sendiri…qosam hanyalah sebagian dari suatu paket istikhdam ayat/ asma tertentu… tanpa kelengkapan lainnya, qosam tidak akan berfungsi sempurna, malah bisa mencelakai pengamalnya.. karena qosam menyangkut pengambilan sumpah dan perjanjian antara kita sebagai pengamal dan sekelompok khodam & arwah yang terlibat dalam asma/ayat tertentu..

Mengenai khadam jangan mencap buruk semuanya, karena khadam kerap menjadi perantara terpenuhinya hajat kita oleh Allah, misalnya saat manjampe dengan ruqyah yang berasal dari Kitabullah, tanpa disadari khadam ayat dan jin muslimlah perantara terkabulnya hajat kita. Hindari istikhdam tanpa bimbingan guru/‘arif billah karena ilmu harus jelas silsilahnya dan muttashil untuk menghindari penyimpangan dan untuk membedakan yang haq dan bathil. Namun sebagai pemula, janganlah mengamalkan istikhdam, bersihkan hati dan perkuat jiwa dulu yang bisa dilakukan dengan mengikuti syareat, thariqah dan riyadhoh. khodam bisa malaikat atau jin/setan, tergantung amalannya semakin kuat tirakat /puasanya, level khodamnya juga makin bagus. nama khodam bisa  saja sama, yg membedakan kualitasnya. fungsinya khodam itu membantu mendo’akan kita. makin tinggi kualitas khodam, makin bagus pula akhlak org tsb,kalau ada ketimpangan (sakit2an, emosi) berarti ada agitasi/ketimpangan energi diantara keduanya ada baiknya sebelum riyadoh suatu ilmu, riyadoh dulu pondasinya, agar kuat nampung ilmu2 lainnya & meminimalkan efek negatif dr suatu ilmu salah satu pondasi ilmu adalah sholawat diantaranya :

SHOLAWAT NURRIDZATI,

 

BERIKUT INI ADALAH KOMENTAR DARI KH. MUSADDAD TERKAIT KEGAGALAN MENJALANKAN SEBUAH AMALAN ILMU HIKMAH :

1. AMALAN HENDAKNYA/SEBAIKNYA DITUJUKAN KARENA ALLOH SWT.

2. AKTIFITAS SESUATU AMALAN TIDAK LEPAS DARI ASPEK BONUS DARI SANG ILAHI YANG KEKUATANNYA UNTUK MENCAPAI MARDHOTILLAH.

3. DENGAN MENDEKATI DIRI KPD ALLOH SECARA ISTIQAMAH, SESEORANG DIMINTA/TIDAK PASTI TERSINGKAPLAH HIJAB ALAM GHAIB.

4. PENGERTIAN AMALAN DAN DZIKIR ADALAH INGAT KPD ALLOH YANG DI AKTUALISASIKAN DG LISAN,HATI, DAN PERBUATAN.

5.SETIAP KITA MENGAMALKAN SECARA ISTIQAMAH PADA HAQEQAT NYA MENABUNG ENERGI BATHIN.

6. METODE DZIKIR DAN BERAMAL SUATU ILMU TIDAK LEPAS DARI METODE ATAU ATURAN TERTENTU YANG BERFUNGSI MEMBANTU PROSES PENCAPAIAN KEHENINGAN BERTAQARUB KPD ALLOH SWT.

7.KITA HARUS BANYAK BERTAFAKUR DAN PEKA DALAM MEMBACA ISYARAH  DAN TANDA-TANDA ALAM.

8.SEORANG YANG SUDAH PANDAI DAN MENGUASAI SESUATU ILMU TINGKAT TINGGI BIASANYA PANDAI MEMBACA SITUASI DAN MENGONDISIKAN SUASANA BATHIN.

9. TERAKHIR BERGURULAH LANGSUNG KEPADA AHLINYA.

Demikian pemaparan singkat yang dapat penulis uraikan. Semoga dengan pemaparan ini akan ada hikmah yang bisa dipetik untuk suatu kemashlahatan kita, baik dalam pengenalan ilmu supranatural maupun manfaat lainnya.

keterangan panjang lebarnya tentang ilmu Hikmah ada dibuku Rahasia ilmu Hikmah, harga bukunya 70 rb (tidak termasuk ongkos kirim). bagi yg ingin beli silahkan hubungi nomor ini : 085294131936 atau 089667722270.

Ahli pengobatan dan pesugihan islami kang ujang

Ahli pengobatan alternatif dan Pesugihan islami

Kang Ujang

Beliau lahir di garut jawa barat,  sudah lama menjalani praktek dan berpengalaman . bidang yang beliau tekuni di bidang pengobatan alternatif medis dan non medis, pijat refleksi dan keilmuan. kang ujang insya Allloh bisa membantu anda dalam bidang karir, usaha, hutang, pesugihan islami, jabatan, asmara, pengisian ilmu, memutuskan hubungan dengan jin pesugihan, menetralisir energi negatif dirumah atau dibadan, dll.

artinya pesugihan islami yaitu minta kekayaan tetapi dengan cara islam dan bukan minta ketempat pesugihan atau siluman tapi melalui dzikir, tirakat dan berdoa serta dibantu oleh santri-santri mang ujang. disini kami mengadakan majelis dzikir bersama seminggu sekali.

Alamatnya :

sukaregang. kota wetan . garut.

Alamat di kota garut. jawa barat.

untuk menghubungi mang didin dan kang ujang silahkan hubungi nomor ini : 085294131936 atau 089667722270.

PARANORMAL SPIRITUALIS

PARANORMAL SPIRIRUALIS

Tentang kami

Misi dan visi kami adalah menjalin silaturahmi dan membantu anda dalam bidang pengobatan alternatif medis dan non medis serta  pengisian keilmuan. insya Alloh kami siap membantu anda dalam  masalah karir, usaha, asmara, cinta, jabatan, pengobatan, pengisian keilmuan dll. kami dibantu oleh dua orang spiritualis asal garut jawa barat,  bernama mang didin dan kang ujang, mang didin khusus spesialis pengobatan non medis  dan pengisian keilmuan, sedangkan kang ujang khusus spesialis pengobatan alternatif medis dan non medis serta pengisian keilmuan.

biografi  :

Mang didin

beliau adalah seorang spiritualis yang lahir di garut jawa barat, umurnya masih muda namun pengalaman dalam berpraktek sudah ia jalani dari tahun 97-an sampai sekarang.  gurunya berasal dari garut dan guru utamanya berasal dari banten. mang didin insya Alloh bisa membantu anda dalam  pengisian susuk, pengisian ilmu kebal, kekuatan pukulan, kekuatan badan, ilmu Terawangan, asihan, agar diterima kerja di perusahaan, penglarisan, dll.

alamatnya :

garut.  jawa barat

Kang Ujang

Beliau lahir di garut jawa barat, umurnya tidak beda jauh dengan mang didin, sudah pernah menjalani praktek dan berpengalaman . bidang yang beliau tekuni di bidang pengobatan alternatif medis dan non medis, pijat refleksi dan keilmuan. kang ujang insya Allloh bisa membantu anda dalam bidang karir, usaha, hutang, pesugihan islami, jabatan, asmara, pengisian ilmu, memutuskan hubungan dengan jin pesugihan, menetralisir energi negatif dirumah atau dibadan, dll.

artinya pesugihan islami yaitu minta kekayaan tetapi dengan cara islam dan bukan minta ketempat pesugihan atau siluman tapi melalui dzikir, tirakat dan berdoa serta dibantu oleh santri-santri mang ujang. disini kami mengadakan majelis dzikir bersama seminggu sekali.

Alamatnya :

sukaregang. kota wetan . garut.

Alamat di kota garut. jawa barat.

untuk menghubungi mang didin dan kang ujang silahkan hubungi nomor ini : 085294131936 atau 089667722270.

BUKU RAHASIA SUKSES ORANG KAYA

BUKU RAHASIA SUKSES ORANG KAYA

Buku ini berisi tentang Rahasia di balik kesuksesan para pelaku bisnis dan pengusaha kaya dari berbagai belahan dunia. juga memuat tentang trik jitu menarik calon pembeli, pelanggan atau investor dan disertai dengan Amalan wirid-wirid agar dapat membayar hutang dengan tirakat jalbul rizqi untuk kekayaan.

Bagi yang berminat dengan buku ini silahkan hubungi nomor ini : 0852  9413  1936 ( m. sanusi )

Wali Band

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ASMA RAJA DI RAJA

ASma Rajeh Dirajeh

ASMA RAJEH DIRAJA -Pada kesempatan ini saya ingin berbagi pengalaman ketika menerima dan mengamalkan asma rajeh. Ijazah asma rajeh saya dapat dari seorang mursyid di daerah lebak banten dari seorang kyai / ajengan yang sangat kami hormati, beliau memiliki 7 orang murid salah satu di antaranya al dhoif ini, awal pertama kali saya nyantri kepada beliau tujuan saya adalah mempelajari ilmu hikmah tingkat tinggi seperti ketika saya berguru kepada guru guru yang lain. Selama 1 bulan saya diperintah beliau untuk membersihkan langgar atau mushola tempat beliau biasa shalat dan mengaji.  Rutinitas itulah yang sehari hari saya jalani, tanpa pernah di turunkan amalan ilmu hikmah oleh beliau. Suatu ketika bakda Ashar saya memberanikan diri bertanya kepada beliau “abah iraha abdi belajar ilmu?” menanggapi pertanyaan saya beliau cuma tersenyum lalu berkata “jang kadieu, calik di dieu” (nak kesini, duduk di dekat abah) segera saya mendekat ke beliau dan duduk di samping nya, dengan tangan kanan yang masih berkalung tasbih beliau mengusap kepala saya seraya berkata “aya waktuna, sabar heula. Lamun ngggeus waktuna Insya Allah di bere ku abah” (segala sesuatu ada waktu nya, pada saat yang tepat insya Allah di berikan sama abah) mulai saat itu saya tidak pernah menanyakan kapan saya di berikan amalan ilmu. Hari berikut nya abah hanya memberikan amalan istigfar yang harus saya baca minimal 100x setelah shalat, kira kira 1 minggu kemudian bakda shalat isya abah memerintah saya untuk melakukan shalat hajat dan taubat masing masing 50 rakaat. Saya segera melaksanakan perintah abah, setelah selesai melaksanakan shalat sekitar pukul 01.00 WIB abah mengajak saya ke sebuah sungai, sesampai nya di sana beliau menyuruh saya duduk di pinggir sungai dan memerintahkan saya membaca 2 kalimah syahadat setelah itu beliau mengirimkan tawasul kepada Nabi dll (tawasul ASR) setelah itu beliau menjabat tangan saya dan menyuruh saya mengikuti ucapan beliau. Yang pada akhir nya saya tau itu adalah ASR Cirebon, tetapi beliau tidak menyebut hitungan angka 1000x, beliau Cuma bilang “BACA SAMPAI HATIMU MERASA IKHLAS” Selama 3 hari saya mengamalkan wirid tersebut tanpa hitungan, pada saat malam ke 3 saat mengamalkan ASR entah pada hitungan ke berapa terdengar bunyi keciprak air, seketika saya membuka mata dan tidak jauh dari tempat saya duduk ada seorang tua berpakaian agak lusuh memakai caping (topi nelayan / petani) sedang asyik memancing menggunakan kail kayu yang terbuat dari bambu, sekilas beliau memandang saya dan tersenyum. Terpancar gurat kharisma kewibawaan yang teramat besar dari wajah sendu nya. Terpana diri ini memandang beliau, lalu beliau berdiri dan menghampiri dan tepat berdiri di hadapan saya. Sejenak memegang bahu kiri dengan tangan kanan beliau dan berlalu. Antara sadar dan tidak reflek saya menoleh ke belakang, ternyata tidak ada siapapun di sana. Pagi hari nya bakda shubuh saya tanyakan ke abah “saha eta bah?” beliau tersenyum lalu menjawab “Insya Allah eta abah kuwu”  Lain pula hal nya saat pengijazahan “asma raja dari segala raja” suatu hari abah mengajak kami berjalan jalan, saya dan 6 orang murid abah lainnya. Sebelum berangkat abah berpesan “jika melihat atau mendengar sesuatu yang ganjil diam saja” beliau mengenakan jubah putih dan surban hijau berjalan di depan kami. Sepanjang perjalanan kami banyak mendengar suara “salam” baik ketika kami memasuki hutan atau sekedar istirahat di bawah pohon. ,menginjak setengah perjalanan kami dihadapkan pada sebuah sungai, abah hanya berkata agar kami menyebrang lebih dulu melalui titian kayu yang ada.  Serentak kami menyebrang, sampai di tengah jembatan saya menoleh kebelakang ternyata abah tidak ada dan alangkah terkejut nya ketika menoleh ke samping ternyata abah dengan santai nya berjalan diatas aliran sungai sampai ke tepi. Ketika sampai ke tepi sungai kami semua diam tanpa kata, seolah yang baru kami lihat seakan mimpi. Kami baru sadar ketika abah menepuk pundak kami masing masing sambil berkata “nggeus waktu na shalat” dan kami pun shalat zuhur di tepi sungai. Selesai shalat abah menyuruh kami pulang lebih dulu, dan yang membuat kami tambah tidak habis fikir ketika sampai kami di kejutkan dengan beliau yang sudah duduk berdzikir di dalam langgar. “aneh tapi nyata” gumam saya.

Malam hari nya abah menjelaskan bahwa “tidak ada yang tidak mungkin jikalau Allah berkehendak” dan malam itulah kami mendapat ijazah asma raja dari segala raja, abah memerintahkan saya untuk melafalkan wirid tersebut di bibir pantai, dan tempat yang dipilih adalah pantai carita di daerah anyer banten. Selama 3 hari bibir ini tiada henti melafalkan “INNA JAHARA….. dst” tanpa hitungan, sesuai pesan abah agar membaca asma tersebut sampai hati kita merasa ikhlas, sesaat setelah pengijazahan abah hanya berpesan agar jika nanti melihat sesuatu (sesosok makhluk) agar meminta sosok tersebut mengucapkan dua kalimah syahadat lebih dulu, hari pertama dan kedua saat pengamalan berlangsung biasa, menjelang hari ke 3 pengamalannya lamat lamat telinga ini mendengar suara salam, 1x dan 2x suara itu saya acuhkan sampai ke hitungan ke 3 barulah saya menjawab suara itu.

Tepat di hadapan saya berdiri sesosok tubuh tinggi besar berjubah memakai tongkat dengan sorot mata menusuk tetapi sendu. Teringat ucapan abah saya meminta kepada beliau untuk mengucapkan 2 kalimah syahadat. setelah itu sosok tersebut memperkenalkan diri yang tidak lain Nabiyullah Khidir A.s, spontan dalam hati ini timbul keraguan apakah benar beliau nabi khidir yang asli atau hanya jin yang menyerupai, abah pun pernah berkata “jika di hadapan mu ada sosok yang mengaku ngaku seseorang maka bacakan lah ayat ini 7x, setelah membaca ayat tersebut 7x dan ternyata sosok tersebut masih berada di depan kita maka insya allah beliau adalah yang asli, tetapi jika setelah di baca ayat tersebut hilang maka itu adalah penjelmaan jin” ayat yang di baca adalah

“ROBBI A’UDZUBIKA MIN HAMAZATISSAYATHIN WA’AUDZUBIKA ROBBI AY YAHDHLURUN” (ya allah sesungguh nya aku berlindung kepada Mu dari godaan syaithan dan dari kehadiran nya). Ternyata setelah dibacakan ayat itu sosok tersebut tetap berada di depan saya, secepat kilat saya merasa beliau memegang tangan saya, dan dalam hitungan detik sukma ini melesat jauh menembus batas garis antar dimensi, sukma ini di bawa ke suatu tempat berkubah seperti masjid, di tempat itu saya di wejang hakikat lafdz Allah (alif lam lam ha) banyak manusia mencari Allah tetapi tidak kunjung di temui, kenapa manusia harus mencari padahal Allah itu dekat dan lebih dekat dari urat leher nya, jangan mencari Allah dengan nafsu “ingin” karena hanya kekosongan dan kehampaan yang kau lihat, Carilah Allah dengan tawadhu niscaya Ridho-Nya akan kau dapat. Dan di tempat itu pulalah saya mendapatkan sebuah amalan yang di namakan “BENTENG SAMUDERA”

TIPS KILAT PERASUKAN ASMA RAJEH

1. Sebaik baik tempat pengamalan ASR adalah di tepi sungai, karena aura sungai cenderung selaras dengan asma rajeh, apalagi bila kita mengamalkan ASR yang cenderung keras dan panas seperti rajeh kubro dan singa rajeh, aura sungai secara otomatis akan meredam hawa panas ASR.
2. Jangan pernah mengejar hitungan wirid, karena keikhlasan hati dalam mengamalkan jauh lebih di sukai Allah, Allah cenderung melihat keikhlasan hati kita ketika berdzikir dan bukan hitungan wirid.
3. Jangan pernah berdzikir dengan mengaharap karomah di balik asma, karena jika seperti itu maka yang hadir adalah khodam dari golongan jin, karena di hati kita sudah “menyimpang” dari tujuan awal mengamalkan asma rajeh yaitu mengharap ridho Allah semata.

MANFAAT ASR DAN RDR

Asma sunge rajeh memiliki khasiat yang tidak terbatas, terlebih lagi Asma RDR tetapi disini saya hanya akan menceritakan sedikit pengalaman ASR dan RDR
1. Melunturkan khodam amalan ilmu kebal seseorang (tetapi jangan di niatkan
mengganggu mereka yang sedang mencari nafkah seperti grup debus atau yang lain).
2. Menundukan 1000 khodam harimau putih hutan pasir sancang.
3. Menarik dan menghanguskan jin jarak jauh yang mengganggu tubuh seseorang dengan media foto.
4. Di hormati pedanyangan di manapun (pengalaman pribadi ketika berkunjung ke tempat yang baru di kunjungi Insya Allah pedanyangan setempat yang lebih dulu menyambut ke hadiran kita).
5. Menundukan ulama dari bangsa jin dan memiliki murid dari bangsa jin.
6. Memindah kerajaan jin dengan RDR (pengalaman ini saat ada seorang kawan yang memiliki pondok salafi, beberapa minggu banyak kejadian santri dan santriwati yang kerasukan dan aura sekitar pondok terasa panas, setelah di deteksi ternyata tidak jauh dari pondok tersebut ada sungai, dan di sungai itulah terdapat kerajaan jin kafir. Yang secara tidak langsung aura panas nya berimbas ke alam nyata).
7. Menghanguskan jin kafir sampai radius 10 km dengan gabungan RDR dan Asma Kalimat Tammat.
8. Memecah awan dengan mendatangkan angin dan memindahkan ke tengah laut.
9. Pukulan pemecah gelombang (memecah gelombang laut sebelum menghantam karang).
10. Menaklukan 2 raja ifrit dan gendruwo (Soca Lucoyo dan Kolo Gandarwo)
11. Menawarkan pemilik ilmu kebal AJI BATARA KARANG
12. Menarik sukma seseorang jarak jauh dan memprogram fikiran jarak jauh agar mengikuti kehendak kita.

( sumber ; wongalus )