14 comments on “Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah

    • kalau bagi kita menyusahkan ya ga usah dilaksanakan tapi kalau tarekat ini membuat kita nyaman ya silahkan laksanakan pilihan ada di kita sendiri

  1. Begini Pak Anggaz, saya juga termasuk pengamal Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah, saat ini mungkin saya sudah sampai di tingkat paling tinggi dalam ajaran Tarekat tersebut,banyak hal-hal aneh yang terjadi terhadap diri saya walaupun saya tidak dapat menyebutkannya satu per satu. Jika Pak Anggaz tidak keberatan sudikah kiranya Pak Anggaz memberi satu cara agar dapat saya fungsikan sebagaimana orang2 yang telah lulus dalam Tarekat tsb, karena walaupun saya sudah sampai di tingkat paling tinggi saya masih tetap belum bisa membukanya. mohon komentar…

    • kalau saya masih tahap dasar . jadi tanyakan saja kepada ahlinya,untuk itu saya ingin berbagi pengalaman tentang tarekat tsb. kalau di jawa barat ada abah anom tasikmalaya, dan kalau di jember ,jawa, ada k.H. muzaki , kalau saya sendiri dari garut ngambilnya dari K.H. Abdul matin ( pangersa ajengan entoy )

  2. pak anggaz, kalau saya ingin menjadi murid di tariqoh ini. adakah seorang mursyid yang bisa saya datangi di wilayah bogor/cibinong. mohon infonya. trims 0878 77481078

    • mohon maaf saya kurang tahu persis seorang mursyid yg ada di daerah bogor. coba anda cari sendiri anggap saja sebagai perjalanan ibadah, ciri2nya biasanya suka ada manaqiban syeikh abdul qodir jaelani baik itu di lakukan tiap malam jum’at atau hari2 lainnya.

      • Saya pernah membaca dalam suatu kitab tasawuf cuman saya lupa judulnya diantara isinya adalah: perbanyaklah baca selawat, jika dia belum punya mursyid maka selawat itulah yg akan membawa kepada seorang mursyid, jika dia tidak menemukan mursyid sampai akhir hanyatnya, maka selawat itulah yg membawa kehadirat Allah SWT dengan mendapat syafaat dari kekasihNya Saidina Muhammad SAW. Smoga bermanfaat adanya

  3. Sebagai informasi tambahan
    Salah satu murid Syekh Abdul Karim Banten, adalah Kyai Haji Zarkasyi, di Berjan Purworejo. Saat ini mursyid nya adalah keturunan beliau yaitu Kyai Chalwani, di ponpes An Nawawi Berjan Purworejo. Saya mengambil thariqoh ini dari Kyai Ismail Ali Sempu Magelang, yang juga mursyid dari jalur Kyai Zarkasyi Berjan.
    Mohon maaf, tidak ada tingkatan paling tinggi dalam thariqoh ini. Murid yg sudah puluhan tahun menjalankan saja, masih terus mengulang-ulang Muroqobah 20. Saya sendiri baru 1,5 thn ikut, jadi baru sampai Muroqobah 6. Itupun masih tertatih-tatih….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s