Kekayaan tujuh turunan, berkat Aji Balung Sugih

Ada orang yang mengatakan bahwa kekayaan seseorang bisa mencapai ‘tujuh turunan’. Artinya kekayaan yang dimiliki orang tersebut berlipah ruah sehingga ‘nyaris’ seluruh kebutuhan serta keinginannya bisa dicapai.

Konon kisah ini dialami oleh seorang yang bernama, sebut saja Hardi. Dia telah menyelesaikan pendidikan tingginya dan bekerja pada sebuah perusahaan. Sampai pada akhirnya, dia harus merelakan diri untuk meninggalkan pekerjaannya itu karena perusahaan tidak sanggup lagi untuk memberinya gaji.

Pengalaman pahit itu harus dihadapinya, tetapi Hardi bukan tipe orang yang mudah menyerah. Dia berusaha dengan bermodalkan ‘patungan’ bersama rekannya. Tetapi entah kesalahan apa yang diperbuatnya. Usahanya kali ini, juga mengalami kegagalan dan dia beserta rekannya itu mengalami kebangkrutan.

Masih tidak pernah putus harapan, Hardi nekat menjual harta warisan yang berupa tanah dan bangunan untuk memulai usahanya yang baru. Kali inipun dewi fortuna belum berpihak kepadanya. Sekali lagi dia harus menelan pil pahit. Bisnis barunyapun akhirnya mengalami gagal total.

Sampai suatu hari dia mendengar cerita orang bahwa, ada seorang perempuan yang memiliki kekuatan supranatural yang tinggi serta kemampuan daya linuih yang tinggi. Wanita ini terkenal dengan sebutan Djeng Asih atau Asih Marlyna.

Setelah menceritakan seluruh pengalamannya kepada Djeng Asih. Kemudian Hardi diberi suatu yang dinamakan Ajian Balung Sugih. Sejak saat itu segala bentuk usahanya mulai menampakkan hasil.

Sekarang ini dia telah memiliki ‘segalanya’ secara berlimpah, sehingga orang memandangnya kekayaannya sampai untuk tujuh turunan

Nyai Puspo Cempoko, memberi harta lewat senggama

Salah satu pesugihan yang cukup kondang bagi masyarakat Rembang adalah Nyai Puspo Cempoko. Bila lelaki bersedia menjadi suami silumanan ini dan melakukan senggama setiap malam Jumat Kliwon maka ia rela memberikan harta yang bejibun. Apa kompensasi lainnya?

Nyai Puspo Cempoko adalah penunggu gaib di daerah Kabongan, Rembang. Bagi kalangan kebatinan tempat tersebut mempunyai nilai mistik yang sangat tinggi. Beberapa orang sering datang ke Kabongan untuk melakukan ziarah dengan tujuan tertentu. Kabarnya, mereka datang untuk meminta kekayaan.

Konon, para peziarah banyak yang dikabulkan keinginannya sehingga mereka menjadi kaya raya. Menurut cerita yang beredar kekayaan itu tidak diberikan secara cuma-cuma. Nyai Puspo meminta sejumlah imbalan kepada peziarah yang menginginkan kekayaan darinya. Kabarnya, syarat yang diajukan cukup unik.

Pencari pesugihan harus rela menjadi suami Nyai Puspo yang harus melayani kebutuhan seksualnya setiap malam Jumat Kliwon. Guna menyalurkan hasrat itu Nyai Puspo minta disediakan kamar khusus dimana hanya mereka berdua saja yang boleh masuk ke kamar tersebut.

Selain memenuhi kebutuhan seksual, Nyai Puspo juga meminta agar disediakan sesaji yang terdiri dari jajan pasar, kembang wangi, kelapa hijau serta bakaran kemenyan madu. Semua sesaji harus disediakan setiap malam. Tak boleh ada yang terlupakan.

Nasir, orang kaya di daerah Tuban dikabarkan pernah mencari pesugihan di tempat tersebut. Sebelumnya, ia hanyalah anak petani miskin. Setelah tirakat di Kabongan, ia pulang ke kampung halamannya dan merintis berbagai usaha. Meski sukses memetik harta, ia tak berani kawin. Mungkin ia masih ingat dengan persekutuan gaib yang telah dijalani dengan Nyai Puspo.

Menurut pembantunya, Nasir memiliki kamar khusus yang tidak boleh dimasuki oleh siapa pun, termasuk sang pembantu. Tiap malam Jumat Kliwon, pembantu Nasir selalu mendengar suara mesra yang datangnya dari balik kamar. Setelah diintip dari lubang kunci, ia mendapati majikannya sedang bermesaraan dengan seorang perempuan. Pembantu itu heran karena selama ini ia tak pernah membukakan pintu untuk tamu tersebut.

Diduga, perempuan itu adalah siluman Nyai Puspo. Apalagi setiap hari Nasir selalu menyediakan sesaji seperti yang diminta oleh Nyai Puspo. Dugaan itu makin kuat, selain tidak menikah di usia lanjut, Puspo pun sering berbicara sendiri. Bila diajak berbicara, jawabannya sering ngelantur, tak jelas tujuannya. Padahal, fenomena seperti itu biasanya dialami oleh mereka yang mencari pesugihan di daerah Kabongan, Rembang.

About these ads

6 thoughts on “Kekayaan tujuh turunan, berkat Aji Balung Sugih

  1. sya mhon kiranya dpt di beritahu alamat lengkap pesugihan tsb..,krna sya trmsuk seorg pencinta hal gaib..
    Jika ada yg bs bntu atau mas nasir sndiri dpt menghubngi sya di 0819 94 844 709..
    Trimksh..

  2. Sedikit berbagi pengalaman. Sekitar tahun 2004-2008, sy merasa hidup ini tiada berarti. Bagaimana tidak, stlh menyelasikan kuliah bukannya meringankan beban keluarga, justru sebaliknya. Bekerja dgn gaji sangat minim dan selalu kekurangan itulah hidupku saat itu. Alhasil, iseng2 sy membaca iklan ttg produk Djeng Asih, akhirnya terpikirkan utk mencoba produk tersebut. Harganya mmg tdk bgt mahal cuman Rp.300.000, tp bagiku utk saat itu cukup berat. Akhirnya ku coba tawarkan sm sepupu yg kebetulan dia dan suaminya bernasib sama denganku. Ternyata sepupuku sangat tertarik, sampai nekat jual kalung emas satu2nya untuk mahar. Apa yg terjadi sebulan kemudian stlh sepupu sy menggunakan produk tersebut? Tentu tdk terduga, suaminya yg hny ngojek ditawarkan pekerjaan yg pada akhirnya merubah hidup mereka menjadi lebih baik. Ya, setidak2nya dlm tahun yg sama mereka bs beli rumah yg lumayan mewah dan tdk tgl di rumah kontrakan lagi. Bahkan sampai sekarang mereka hidup serba berkecukupan. Bagaimana dgn sy? Kurang lebih 3 bulan stelah sepupu sy mengambil produk tsb, sy pun ambil dgn uang yg mmg sy tabung utk itu. Tepatnya awal 2009 sy mendapatkan pekerjaan yg sangat menjanjikan utk masa depan. Dipertengahan thn 2010 sy dpt membeli rmh yg sederhana tp pd dasarnya tdk pernah sy duga. Dan pada thn 2012 awal sy membeli rumah lg. Pada dasarnya produk Djeng Asih itu sangat manjur bila kita jalankan sesuai petunjuk, tidak muluk2 kok, sederhana saja, yaitu kita senantiasa sll peka terhadap saudara2 kita yg kurang mampu dan sll berdoa pada Yang Kuasa. Trimakasih Djeng Asih, berkat bantuannya saya dan sepupu saya bisa spt sekarang.

  3. Disalah satu situs sy sempat membaca bhw Djeng Asih termasuk paranormal penipu. Tapi saya menolak anggapan tersebut. Mungkin saja dalam menggunakan produk tersebut tdk sesuai dengan petunjuk. Sekali lagi sy ingatkan bahwa kepedulian terhadap sesama itu sangat perlu, saat kita punya rejeki jgn lupa untuk sll bersyukur dan beramal. Dengan demikian, apa yg kita harapkan, akan sll terkabul. Sekali lagi, sy sangat berterima kasih pada Deng Asih, tanpa bantuan beliau dan tentunya atas restu Sang Khalik saya bisa hidup lebih enak dari sebelumnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s